Friday, April 8, 2016

Privacy Policy

Privacy Policy for Apakantumae

If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at http://inal-iqbal.blogspot.co.id/2016/04/hubungi-kami.html.

At inal-iqbal.blogspot.co.id we consider the privacy of our visitors to be extremely important. This privacy policy document describes in detail the types of personal information is collected and recorded by inal-iqbal.blogspot.co.id and how we use it.

Log Files
Like many other Web sites, inal-iqbal.blogspot.co.id makes use of log files. These files merely logs visitors to the site - usually a standard procedure for hosting companies and a part of hosting services's analytics. The information inside the log files includes internet protocol (IP) addresses, browser type, Internet Service Provider (ISP), date/time stamp, referring/exit pages, and possibly the number of clicks. This information is used to analyze trends, administer the site, track user's movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies and Web Beacons
inal-iqbal.blogspot.co.id uses cookies to store information about visitors' preferences, to record user-specific information on which pages the site visitor accesses or visits, and to personalize or customize our web page content based upon visitors' browser type or other information that the visitor sends via their browser.

DoubleClick DART Cookie


→ Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on inal-iqbal.blogspot.co.id.

→ Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to our site's visitors based upon their visit to inal-iqbal.blogspot.co.id and other sites on the Internet.

→ Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html

Our Advertising Partners

Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include .......

  • Google
  • Commission Junction
  • Amazon
  • Widget Bucks
  • Adbrite
  • Clickbank
  • Linkshare
  • Yahoo! Publisher Network
  • Azoogle
  • Chitika
  • Kontera
  • TradeDoubler
  • backlinks.com

While each of these advertising partners has their own Privacy Policy for their site, an updated and hyperlinked resource is maintained here: Privacy Policies.

You may consult this listing to find the privacy policy for each of the advertising partners of inal-iqbal.blogspot.co.id.

These third-party ad servers or ad networks use technology in their respective advertisements and links that appear on inal-iqbal.blogspot.co.id and which are sent directly to your browser. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies (such as cookies, JavaScript, or Web Beacons) may also be used by our site's third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertising campaigns and/or to personalize the advertising content that you see on the site.

inal-iqbal.blogspot.co.id has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

Third Party Privacy Policies

You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. inal-iqbal.blogspot.co.id's privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites. You may find a comprehensive listing of these privacy policies and their links here: Privacy Policy Links.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites. What Are Cookies?


Children's Information
We believe it is important to provide added protection for children online. We encourage parents and guardians to spend time online with their children to observe, participate in and/or monitor and guide their online activity.
inal-iqbal.blogspot.co.id does not knowingly collect any personally identifiable information from children under the age of 13. If a parent or guardian believes that inal-iqbal.blogspot.co.id has in its database the personally-identifiable information of a child under the age of 13, please contact us immediately (using the contact in the first paragraph) and we will use our best efforts to promptly remove such information from our records.

Online Privacy Policy Only

This privacy policy applies only to our online activities and is valid for visitors to our website and regarding information shared and/or collected there.
This policy does not apply to any information collected offline or via channels other than this website.

Consent

By using our website, you hereby consent to our privacy policy and agree to its terms.



Update
This Privacy Policy was last updated on: Saturday, April 9th, 2016.
Privacy Policy Online Approved Site
Should we update, amend or make any changes to our privacy policy, those changes will be posted here.


Hubungi Kami





Powered by 123ContactForm | Report abuse


Jika Tuhan Menentukan Takdir, Lantas Mengapa Manusia Dimintai Pertanggungjawaban?

Sebagaimana Allah Swt. telah mengatur rezeki, jodoh serta takdir setiap manusia. Bahkan semua yang ada di jagad raya ini tak ada yang luput dari pengetahuan dan penguasaan-Nya. Sehelai daun yang jatuh di tengah hutan belantara pun tidak luput dari pengetahuan-Nya bahkan telah diatur dan ditulis di Lauhil Mahfuz (baca surah Al An-am: 59).

Hal ini menunjukkan bahwa segala sesuatu, setiap langkah, sikap, tindakan, perbuatan manusia telah diatur oleh Allah Swt. Lantas mengapa Allah Swt. memintai pertanggungjawaban dihari kemudian? Bukankah orang baik dan jahat Dia yang telah menentukan? Mengapa Allah Swt. menciptakan seorang manusia dan menakdirkan dirinya kafir lantas nanti akan disiksa kembali? Adilkah hal ini? Jika semua meang telah diatur dan diskenariokan Allah Swt. lantas apa fungsi doa?
Ataukah memang manusia diberikan kebebasan untuk menentukan hidup? Namun jika demikian  di mana kuasa Allah Swt. untuk menentukan takdir ciptaannya?

Pahaman tentang kebebasan manusia memang terbagi menjadi dua.
Paham pertama yaitu bahwa manusia itu bebas. Pahaman ini adalah pahaman Free Will yang mengatakan bahwa Tuhan menciptakan manusia, setelah itu Tuhan pergi dan membiarkan manusia berproses tanpa campur tangan-Nya. Maknanya adalah bahwa segala sesuatu itu ditentukan oleh manusia itu sendiri sesuai apa yang diusahakannya. “dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya” (QS. An-Najm: 39). Jadi paham inilah yang mempercayai kebebasan manusia menentukan hidup tanpa ada campur tangan Tuhan, dan segala sesuatu memang manusia sendiri yang menentukan dan didapatkan sesuai usahanya sendiri.

Paham kedua yaitu bahwa manusia tidak bebas, yakni paham determinisme. Segala sesuatu Tuhanlah yang menentukan, bahkan manusia yang membunuh sesungguhnya tuhan yang menghendakinya. “Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-Anfaal:17).  Jadi, paham inilah yang mempercayai bahwa segala sesuatu itu telah diatur. Sehingga manusia hidup semata-mata hanya menjalani skenario yang telah diatur oleh Tuhan.

Jadi, semua takdir ditentukan oleh Tuhan atau ditentukan oleh manusia? Adakah campur tangan Tuhan atau tidak?

Rukun iman yang keenam adalah percaya pada qada dan qadar.
Qadar adalah sesuatu yang tidak dapat dirubah, seperti jenis kelamin. Kalau kita laki-laki tidak bisa jadi perempuan, bahkan operasi pun hakikat ke-laki-laki-an masih tetap ada bahkan fungsi biologis pun tetap melekat. Contoh lain adalah rambut hitam, memang diciptakan hitam. Sehingga ini memang tanpa ikhtiar dan kemauan kita sehingga tuhan tidak dimintai pertanggungjawaban nantinya. (ikhtiar contohnya: rambut hitam kemudian dipirang, maka ini yang akan dimintai pertanggungjawaban) mengubah ketentuan Tuhan.
Qada adalah sesuatu yang dapat diubah. Gelas yang kita pegang bisa kita tentukan jika dilepas akan jatuh dan jika dipegang tidak akan jatuh. Gelas yang dilepas akan jatuh karena ada gaya gravitasi. Hal iini adalah hukum Tuhan. Sehingga walaupun kita berdoa, jika gelas dilepas maka akan tetap jatuh karena Tuhan yang menentukan ketentuan itu.

Sebelumnya kami jelaskan bahwa berbicara mengenai kebenaran, ada yang disebut kebenaran kauniah yaitu yang tidak tertulis dan kauliah yang tertulis. Yang tidak tertulis inilah ilmu-ilmu tentang manusia dan humaniora serta sains atau ilmu alam. Sedangkan yang tertulis adalah Al-Quran dan As-Sunnah. Dan di sinilah Allah Swt.memberikan tanda-tanda, kode-kode untuk kita terjemakan dan pelajari.

Jadi, tanda-tanda inilah yang menjadi ketetapan Tuhan yang  jika dipelajari maka akan melahirkan pengetahuan yang kemudian dijadikan sebagai acuan untuk bersikap/bertindak. Contoh, air mendidih pada 100°C. Karena kuman telah mati sehingga air dididihkan sebelum diminum. Hal ini lah dari tanda-tanda yang diberikan yang dijadikan pengetahuan untuk landasan dalam bersikap.

Jadi, penentuan sikap dilandaskan dari pengetahuan yang dimiliki. Sikap yang konsisten akan menjadi karakter. Konsisten dan komitmen dalam bersikap (Amaliah) inilah yang kita  tentukan dari ketetapan yang telah ditetapkan oleh Allah Swt. yang diterjemahkan dari tanda-tanda-Nya melalui pengetahuan (Ilmu). Dan semua itu tentunya harus dibarengi dengan keyakinan (iman). Sehingga beruntunglah jika kita bisa menyelaraskan antara Ilmu, Iman dan Amaliah dalam kehidupan.

Jadi initinya adalah, adanya kemerdekaan manusia serta keharusan universal. Kemerdekaan manusia dalam menentukan takdir itu ada di dalam diri manusia sendiri, dalam hal ini kemampuan untuk berikhtiar, menentukan sikap. Inilah yang akan dimintai pertanggungjawaban. Namun harus diketahui tentang Keharusan Universal yang merupakan ketepan Tuhan yang tidak bisa diubah. Dan inilah yang tidak dimintai pertanggungjawaban jika telah memenuhi syarat dan ketentuan.

-------
Inilah sedikit ulasan, mudah-mudahan dipahami dan mudah-mudahan ada manfaatnya. Berbicara mengenai kemerdekaan dan keadilan akan lebih kami perdalam lagi pada postingan-postingan selanjutnya.

Lebih baik yakin diatas kesadaran dari pada yakin dibawah kesadaran. Akan lebih sempurna keyakinan, jika kita tahu mengapa kita yakin dari pada yakin hanya yakin-yakin saja.

Untuk Apa Mengucapkan Kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH?

Pertanyaannya adalah, mengapa kita mengucapkan kalimat tauhid? Apakah Allah Swt. membutuhkan pujian dari kita? Apakah jika manusia tidak mengucapkan kalimat tauhid untuk mengesakan Allah Swt. maka keesaan-Nya akan berkurang?

Tuhan adalah yang berpotensi untuk disembah. Yang dijadikan sandaran dan tujuan dalam beraktivitas, tempat bergantung segala sesuatu. Banyak yang mempertuhankan sesuatu, karena Tuhan adalah segala yang berpotensi untuk disembah.

LAA ILAAHA ILLALLAH Tiada Tuhan selain Allah. Kalimatnya diawali dengan tiada tuhan. Sehingga segala yang berpotensi untuk dipertuhankan dihilangkan, sehingga memang tidak ada Tuhan. Setelah itu, dilanjutkan ILLALLAH, Kecuali Allah. Setelah menghilangkan semuanya, hadirkan Allah Swt. sebagai tuhan yang tunggal/satu.

Mengapa manusia mengucapkan kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH? Mari kita lihat ilustrasi berikut


Tuhan berada pada tingkatan tertinggi. Manusia mengucapkan kalimat tauhid, memuji kebesaran Tuhan berarti mendekatkan diri kepada Tuhan dalam hal ini kepada yang di atasnya. Sehingga jika mendekatkan diri kepada yang di atasnya maka akan mengangkat derajat manusia tersebut. Sehingga manusia mengucapkan kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH untuk mengangkat derajat manusia itu sendiri. Tuhan tentu Tuhan. Walaupun manusia tidak menyembah dan memuji maka nilai ketuhanan-Nya tidak akan berkurang. Jadi manusialah yang butuh untuk menyembah tuhan.

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (QS At-Tiin: 4). Manusia diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna. Sehingga suatu kemestian untuk menyembah kepada yang lebih tinggi untuk mengangkat derajatnya, bukan malah menyembah kepada yang lebih rendah darinya (alam) karena sesungguhnya akan menurunkan derajat kesempurnaan manusia itu sendiri. Jadi, seluruh yang ada di alam semesta menyembah kepada yang memiliki tingkatan tertinggi.

-------
Inilah sedikit ulasan, mudah-mudah lebih meningkatkan keimanan kita dan mudah-mudahan ada manfaatnya. Kebenaran datangnya dari Allah Swt. kesalahan berasal dari diri manusia.

Lebih baik yakin diatas kesadaran dari pada yakin dibawah kesadaran. Akan lebih sempurna keyakinan, jika kita tahu mengapa kita yakin dari pada yakin hanya yakin-yakin saja.

Wednesday, April 6, 2016

Beberapa Cara Menyembuhkan Maag

Penyakit maag merupakan penyakit yang diderita oleh banyak orang dengan mengalami gangguan pada bagian lambung. Penderita penyakit ini tentunya harus selalu menjaga pola makan dengan teratur dan dianjurkan untuk memakan makanan yang gampang dicerna oleh lambung, kemudian menghindari makanan yang berlemak, asam dan pedas. Berikut beberapa cara tradisional yang diambil dari berbagai pengalaman untuk mengatasi penyakit ini.
1.    Menggunakan Temulawak
Bahan yang digunakan yaitu temulawak sebanyak 1 bonggol dan air 7 gelas
Caranya adalah dengan menyayat temulawak menjadi 7 potong, kemudian merebus dengan air (7 gelas). Setelah mendidih, kemudian kita mendinginkan air rebusan tersebut, lalu minum air tersebut satu gelas per hari.
2.    Menggunakan Kacang Hijau
Caranya adalah kacang hijau dicuci bersih kemudian dikeringkan. Setelah dikeringkan kemudian digoreng tanpa minyak (sangrai). Selanjutnya ditumbuk sampai halus. Satu sendok tepung kacang hijau dicampurkan dengan air lalu diminum setiap hari sampai sakit berkurang.
3.    Menggunakan Bawang Putih
Bawang putih yang digunakan adalah bawang putih yang tumbuh sendirian, kecil-kecil dan tidak bergerombol.
Caranya adalah dengan mengunyah bawang putih tersebut kira-kira sebesar ujung jari telunjuk tiga kali sehari. Lakukan cara ini dengan rutin sampai penyakit maag anda sembuh sama sekali.
4.    Menggunakan Air Susu Kambing
Beberapa pengalaman membuktikan bahwa dengan air susu kambing yang masih mentah dapat menyembuhkan penyakit maag. Caranya adalah dengan meminum susu kambing tersebut cukup dengan dua hari diwaktu pagi. Silahkan dicoba mujarabnya cara ini.
Itulah beberapa cara tradisional yang diambil dari pengalaman dan dikutip dari beberapa referensi. Mudah-mudahan ada manfaatnya untuk anda, pun jika tidak mungkin bermanfaat bagi orang lain. Walaupun cara ini belum kami jelaskan secara ilmiah, namun inilah beberapa cara yang telah dipercayai oleh orang-orang terdahulu kita dan telah dibuktikan. Banyak jalan menuju Roma, banyak jalan menuju sehat. Mungkin ini merupakan salah satu cara untuk anda.
Sumber:
Rahimsyah. Obat Kuno Warisan Leluhur. Surabaya: Karya Ilmu

S, Yuarso. Ramuan Obat-Obatan Tradisional. Jakarta: Yayasan Sosial Pendidikan dan Penelitian Islam  M.A Jaya

Cara Mudah Menghafal Rukun Islam dan Rukun Iman

Sebagian dari muslim remaja bahkan dewasa mungkin belum menghafal rukun Islam dan rukun iman. Jangan malu dan malas untuk mempelajari dan menghafalnya. Walau suatu hal yang kelihatan kecil, namun ternyata sangat besar pengaruhnya. Apalagi jika orang lain atau anak kecil atau mungkin adik, keponakan bahkan anak kita bertanya maka akan terasa malu jika kita tidak bisa menjawab karena tidak tahu atau tidak hafal. Diluar dari itu, memang suatu keharusan bagi kita sebagai muslim untuk menghafal Rukun Islam dan Rukun Iman.

Rukun Islam ada 5 (lima) dan Rukun Iman ada 6 (enam). Namun sebelumnya, ada baiknya kalau saya tuliskan terlebih dahulu kelima rukun Islam dan keenam rukun iman tersebut.

5 Rukun Islam
1.    Mengucapkan 2 (dua) kalimat syahadat “ASYHADU AnLLAA ILAAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASUULULLAH”
2.    Menunaikan Shalat
3.    Mengeluarkan Zakat
4.    Berpuasa pada Bulan Ramadan
5.    Naik Haji bagi yang mampu
6 Rukun Iman
1.    Iman Kepada Allah
2.    Iman Kepada Malaikat-Malaikat Allah
3.    Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
4.    Iman Kepada Rasul-Rasul Allah
5.    Iman Kepada Hari Akhir (Kiamat)
6.    Iman Kepada Takdir-Takdir Allah (Qada dan Qadar)

Okee, mari kita mulai dengan menghafal rukun islam. Kata kuncinya adalah Syahadat, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji. Cara ini saya dapatkan waktu masih belajar di TKA/TPA yaitu dengan cara dinyanyikan dengan nada lagu balonku ada lima.

Coba kita nyanyikan bait berikut dengan menggunakan nada balonku ada lima:
Rukun Islam ada lima
Kucoba menghafalnya
Syahadat, sholat, zakat
Puasa dan berhaji
Kuhafal semuanya YESS
Hatiku sangat senang
Rukun Islam ada lima
Kuamalkan semuanya…..

Kadang jika ada yang bertanya tentang rukun islam atau jika saya mau mengingat kembali, saya nyanyikan terlebih dahulu dalam hati. Karena dengan pembawaan tersebut akan memiliki ketertarikan tersendiri sehingga lebih mudah tersimpan di memori jangka panjang. Namun yang harus diingat bahwa rukun islam itu teratur mana yang pertama, kedua, sampai kelima. Jangan sampai terbalik, tetapi kalau kita sudah hafal lagu ini pasti tidak akan terbalik lagi.

Selain itu, untuk mengingat keteraturannya, kita juga bisa menggunakan logika-logika sederhana seperti:
v Hal yang pertama dilakukan orang islam pasti bersyahadat, sehingga syahadat adalah rukun islam pertama.
v Ayat yang paling umum didengar adalah “waaqimussholaata wa aatuzzakaata” sehingga diketahui bahwa salat lebih dahulu kemudian zakat.
v Karena masih banyak orang islam yang belum haji, dan haji dilakukan bagi yang mampu berarti haji itu rukun islam terakhir
v Otomatis puasa berada pada urutan keempat

Kalau kita sudah hafal kuncinya (Syahadat, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji) tinggal kita tambah saja dengan kalimat lengkap seperti yang telah dituliskan di atas. Cara ini pun bisa kita ajarkan kepada adik atau anak-anak di rumah. Karena dengan lagu pasti akan lebih menarik. Selain itu kalau lagu balonku ada lima bisa dihafal sampai dewasa bahkan sampai tua, pasti lagu ini juga demikian halnya, sehingga Rukun Islam akan terus dihafal dan diamalkan.

Sekedar informasi lagu diatas diberikan oleh Ustad dan Ustadzah saya di TKA.TPA Nurul Mubin Kampung Katapang, salah satu kampung di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.  Salah satunya adalah Ust. Bau Mawardi S, S.Pd.I.
Okee, selanjutnya mari kita mencoba untuk menghafal Rukun Iman. Sama dengan Rukun Islam, Rukun Iman ini teratur dan tidak boleh ditukar urutannya. Kata kuncinya adalah Allah, Malaikat, Kitab, Rasul, Hari Akhir atau Kiamat dan Takdir atau qada dan qadar.

Mungkin kita pernah dengar ayat yang berbunyi, “AL IIMAANU BILLAHI WAMALAAIKATIHI WAKUTUBIHII WARUSULIHII WABILYAUMIL AKHIR….” dan seterusnya. Sebenarnya, kalau kita ingat potongan ayat ini kita bisa menentukan urutan dari rukun iman.
v AL IIMANU BILLAHI (Berarti yang pertama Allah)
v WAMALAAIKATIHI (Kedua malaikat)
v WAKUTUBIHI (Kutubi, berarti Kitab)
v WARUSULIHI (Rusuli berarti Rasul)
v WABILYAUMIL AKHIR (Yaumil itu hari, akhir berarti akhir, jadi hari akhir. Atau lebih gampangnya ingat saja kata akhir)
v Kita tinggal tambahkan saja yang terakhir yaitu otomatis takdir

Selain cara di atas kita juga bisa menggunakan jembatan keledai seperti (Aku Muslim KaRenA Takdir). Huruf kapital atau yang dibold merupakan huruf awal dari kata kunci. A=Allah, M=Malaikat, K=Kitab, R=Rasul, A=Akhir dan T=Takdir. Jadi kita tinggal tambah saja kata-kata lengkapnya sesuai dengan yang dituliskan di atas. Yang jelas tahu kunci, tahu urutan, maka tinggal kita tambahkan kata lengkapnya. Karena yang menjadi masalah adalah tidak tahu/lupa, kemudian tidak bisa menghafal urutan.

Mudah-mudah dengan tulisan ini membawa sekelumit manfaat untuk lebih mudah dan memberikan motivasi untuk menghafal Rukun Islam dan Rukun Iman. Mungkin beberapa saudara kita masih belum menghafalnya, sehingga dengan berbagi kepada sesama mudah-mudahan akan menjadi amal jariyah kepada kita. Segala kebenaran datangnya dari Allah Swt. dan apabila ada kesalahan itu dari diri saya pribadi. Kalau ada manfaatnya bagi Anda Alhamdulillah, kalau tidak, mungkin bermanfaat bagi orang lain.

Friday, November 15, 2013

IGGI CGI OPEC APEC dan OKI



IGGI (Intergovernmental Group on Indonesia)

IGGI adalah kelompok internasional yang didirikan oleh Belanda pada tahun 1967 dan bertujuan untuk mengkoordinasikan dana bantuan multilateral kepada Indonesia. Pertemuan pertama IGGI diadakan di Amsterdam pada 20 Februari 1967. Saat itu Indonesia diwakili oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Dari 1967 hingga 1974 IGGI melakukan dua kali pertemuan dalam setahun, namun sejak 1975 karena keadaan ekonomi membaik maka pertemuan hanya dilaksanakan sekali dalam setahun.
Adapun anggota IGGI selain belanda yaitu Bank Pembangunan Asia, UNDP, Dana Moneter Internasional, Bank Dunia, Australia, Belgia, Kanada, Britania Raya, Perancis, Italia, Jepang, Jerman, Selandia Baru, Amerika Serikat dan Swiss. Bantuan Awal IGGI yaitu 60% pendanaan darinya dalam penyusunan Program Repelita (Rencana Lima Tahun Indonesia) tahun 1969-1973.
Maret 1992, pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa bantuan dana dari IGGI akan ditolak jika masih dikuasai oleh belanda. Sehingga IGGI digantikan oleh CGI (Consultative Group on Indonesia). Keputusan ini juga terjadi setelah Jan Pronk (ketua IGGI) yang mengecam tindakan Indonesia akan pembunuhan para pengunjuk rasa di Timor Timur (Pembantaian Santa Cruz atau Insiden Dili) pada tahun 1991.
IGGI menjadi CGI (Consultative Group on Indonesia)

Maret 1992, pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa bantuan dana dari IGGI akan ditolak jika masih dikuasai oleh belanda. Sehingga IGGI digantikan oleh CGI (Consultative Group on Indonesia). Keputusan ini juga terjadi setelah Jan Pronk (ketua IGGI) yang mengecam tindakan Indonesia akan pembunuhan para pengunjuk rasa di Timor Timur (Pembantaian Santa Cruz atau Insiden Dili) pada tahun 1991. Inilah latar belakang IGGI berubah menjadi CGI
CGI adalah kelanjutan/ penyempurnaan dari IGGI yang berpusat di Den Haag, Belanda dan dibentuk pada tahun 1967. Anggota-anggota CGI  yaitu negara-negara yang sebelumnya menjadi anggota IGGI kecuali Belanda dan lembaga Internasional yaitu Australia, Belgia, Kanada, Perancis, Italia, Jepang, Jerman, Selandia Baru, Amerika Serikat, Swiss, Korea Selatan, Inggris, Denmark, Austria, Spanyol, Finlandia, Swedia, Norwegia, Word Bank,UNDP, ADB, FAO, WHO, UNFPA, WFP, UNHCR, UNESCO,UNIDO, ILO, IAEA, IFAD, NIB, UNICEF, IDB, Kuwaid Fund dan Saudi Fund.
OPEC (Organization of Petroleum Exporting Coutries)

Latar Belakang dan Keanggotaan
OPEC adalah organisasi antar pemerintah, berdiri pada tahun 1960 yang dipicu oleh keputusan sepihak dari perusahaan minyak multinasional (The Seven Sisters) pada tahun 1959/1960 yang menguasai industri minyak dan menetapkan harga di pasar internasional. Adapun negara anggotanya yaitu Saudi Arabia, Iran, Irak, Venezuella, Aljazair, Nigeria, Kuwait, Qatar, UAE, Libya dan Indonesia. Equadir dan Gabon juga sebelumnya menjadi anggota namun keluar pada tahun 1992 dan 1994. Adapun negara anggota ini merupakan negara eksportir minyak. Tahun 1970 OPEC ditempatkan secara penuh dalam menetapkan pasar minyak internasional berdasarkan “The Tripoli-Teheran Agreement” antara OPEC dan perusahaan swasta tersebut.
Tujuan OPEC yaitu, (1) Memenuhi kebutuhan minyak dunia dengan saling menguntungkan (2) Mengatur pemasaran minyak agar sesama anggota tidak terjadi perang harga (3) menciptakan stabilitas harga minyak dunia.
Status Keanggotaan Indonesia
Indonesia menjadi anggota OPEC pada tahun 1962 dan ikut berperan aktif dalam penentuan arah dan kebijakan OPEC  khususnya menstabilisasi harga dan produksi minyak di pasar internasional. Pentingnya peran Indonesia di OPEC telah membawa Indonesia pernah ditunjuk sebagai sekjen OPEC serta presiden Konferensi OPEC. Tahun 2004, menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia terpilih menjadi Presiden dan Sekjen sementara OPEC.
Status keanggotaan Indonesia di OPEC menjadi wacana perdebatan karena Indonesia menjadi net-importer atau pengimpor minyak. Dalam hal ini Indonesia telah membentuk tim untuk mengkaji hal tersebut dari sisi ekonomi dan sisi politik.
Hambatan dan Peluang Indonesia di OPEC
Hambatan secara ekonomi dari keanggotaan Indonesia di OPEC karena Indonesia berkewajiban membayar iuran keanggotaan sebesar US$ 2 juta per tahun, dan juga biaya untuk delegasi Indonesia dalam sidang-sidang OPEC. OPEC kemudian melihat beberapa penurunan ekspor pada negara anggota OPEC termasuk Indonesia. Sehingga Indonesia akan mengalami hambatan dalam produksinya sehingga diperkirakan akan menjadi negara pengimpor minyak di masa yang akan datang.
Selain hambatan, namun ada berbagai Keuntungan Politis Keanggotaan Indonesia di OPEC yaitu:
1.    Posisi Indonesia meningkat dalam proses tawar-menawar dalam hubungan Internasional, dimana kapasitas menteri ESDM sebagai sekjen OPEC sekaligus presiden konferensi OPEC tahun 2004 telah memberikan posisi yang tinggi dan strategik dalam tawar menawar serta kontak yang lebih luas dengan negara produsen minyak.
2.    Citra Indonesia di luar negeri meningkat. Hal ini karena pemberitaan mengenai konferensi OPEC yang meluas dimana pejabat RI yang menjabat sebagai Presiden Konferensi OPEC.
3.    Solidaritas antar negara berkembang meningkat.
4.    Lembaga keuangan OPEC (OPEC Found) telah memberikan bantuan dana darurat kepada Indonesia sebesar 1,2 Juta Euro untuk rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh dan Sumatera Utara setelah dilanda gempa dan Tsunami.
5.    Indonesia berkesempatan menempatkan SDM nya untuk bekerja di sekretariat OPEC
6.    Indonseia mendapatkan akses komunikasi, baik yang bersifat terbuka dari sekretariat OPEC maupun rahasia tentang dinamika pasar.

APEC (Asia Pacific Economic Cooperation)

Latar Belakang dan Sejarah APEC
APEC adalah wadah kerja sama bangsa-bangsa di kawasan Asia Pasifik dalam bidang ekonomi. APEC berdiri pada bulan November 1989 di Canberra, Australia. Dibentuk atas usulan Bob Hawke, mantan perdana menteri Australia. Latar belakang terbentuknya APEC yaitu karena situasi politik dan ekonomi global yang berkembang pesat, selain itu karena adanya kekhawatiran akan gagalnya perundingan putaran Uruguay (WTO) khususnya perdagangan bebas. Dimana jika gagal disepakati, makasituasi ekonomi dunia akan penuh dengan proteksi dan  hambatan.
Adapun dua faktor dominan yang mendorong lahirnya APEC yaitu:
1.    Adanya kekhawatiran akan gagalnya perundingan putaran Uruguay yang menyebabkan meningkatnya proteksionisme sehingga dapat memunculkan kelompok perdagangan seperti pasar bebas Amerika Utara dan pasar tunggal Eropa.
2.    Revolusi besar di bidang ekonomi dan politik yang sedang terjadi dan sedang berlangsung di Eropa Timur dan Uni Soviet.
Keanggotaan APEC bersifat terbuka. Kegiatannya pun lebih menekakankan tentang kerja sama di bidang ekonomi. Dalam hal ini bisa dikatakan bahwa APEC ingin membentuk sebuah blok terbuka dengan keanggotaan yang bersifat suka rela dengan fokus pada bidang ekonomi, bukan pada bidang politik.
Tahun 1993 para pemimpin negara anggota APEC mulai menggelar dialog intensif, dan satu tahun setelah mendirikan sekretariat (yaitu pada tahun 1992) APEC mulai dalam tahap pembentukan visi. Pada pertemuan) di Blake Island, Seattle, Amerika Serikat yang pertama AELM (APEC Economic Leaders Meeting ditetapkan visi bahwa kawasan yang saat itu mewakili populasi 40% dari penduduk dunia dan Produk Nasional Bruto (GNP) mencapai sekitar 55% GNP dunia siap memainkan peran penting dalam perekonomian dunia.
Berkaitan dengan hal tersebut, APEC mendukung sistem perdagangan multilateral sepenuhnya dan yakin bahwa perdagangan serta investasi bebas akan mampu membawa Asia Pasifik berperan penting dalam perekonomian dunia. Sejak digelarnya AELM pula, setiap tahun dilahirkan deklarasi atau kesepakatan bersamaantara para pemimpin negara angoota APEC.
Pergeseran Misi APEC
Dalam Konferensi Tingkat Tinggi APEC akhir-akhir ini tidak lagi terfokus pada isu-isu ekonomi melainkan non-ekonomi seperti isu keamanan, politik dan militer. Hal ini menjadi bukti nyata karena APEC didominasi oleh Amerika Serikat. Anggota APEC pun banyak mengalami adanya pergeseran misi ini, sehingga sejumlah anggota APEC merasa keberatan dengan hal ini, karena persoalan keamanan (non ekonomi) telah mengurangi fokus pembahasan terhadap perekonomian dan isu perdagangan serta penghidupan kembali sistem perdagangan multilateral yang gagal pada awal September 2003 di Meksiko.
OKI (Organisasi Konferensi Islam)

Latar Belakang dan Sejarah terbentuknya OKI
OKI adalah organisasi negara-negara Islam dan negara-negara dengan penduduk yang mayoritas Islam. Pada tanggal 21 Agustus 1969 Israel membakar Masjid Al Aqsa. Hal ini menimbulkan reaksi dari pemimpin arab khususnya Raja Hasan II dari Maroko yang menyerukan para pemimpin negara arab dan umat islam bersama-sama untuk menuntut Israel agar bertanggung jawab. Hal ini langsung mendapat sambutan dari Raja Faisal dari  Arab Saudi dan Liga Arab. Sehingga diadakan pertemuan pada tanggal 22-26 Agustus oleh para duta besar dan menteri luar negeri Liga Arab dan memutuskan:
1.    Tindakan pembakaran Masjid Al Aqsa oleh Israel merupakan kejahatan yang tidak bisa diterima.
2.    Tindakan Israel merongrong kesucian umat Islam dan Nasrani dan mengecam keamanan Arab.
3.    Mendesak agar segera dilakukan KTT negara-negara Islam.
Dengan hasil tersebut, maka dibentuk Panitia Pelaksana KTT oleh Arab Saudi dan Maroko yang beranggotakan Palestina, Somali, Malaysia dan Nigeria. Sehingga pada tanggal 22-25 September 1969 berlangsung KTT yang dihadiri oleh 28 negara dengan menghasilkan keputusan di antaranya:
1.    Mengutuk pembakaran Masjid Al Aqsa oleh Israel.
2.    Menuntut pengembalian kota Yerussalem
3.    Menuntut Israel agar menarik pasukannya yang berada di seluruh wilayah Arab
4.    Menetapkan pertemuan menteri luar negeri yang berlangsung di Jeddah Arab Saudi, Maret 1970.